Go

Mengenal Beberapa Istilah Kedokteran: Cito dan Stat

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada November 21st at 11:23pm
Share :

Kali ini kita akan membahas istilah-istilah yang digunakan di dalam dunia kedokteran. Pernahkah sahabat sedang mengantri di apotek rumah sakit kemudian ada pasien yang mencuri antrian? Ataukah sahabat pernah mendapat resep obat dengan ditandai tulisan CITO! Atau STAT!

Jika ada pasien yang menyerobot antrian saat mengambil obat karena tertulis CITO di dalam resep obat, maka kita harus mendahulukan mereka walaupun kita lebih awal mengantri. Mengapa demikian? Langsung saja, berikut ini penjelasan dari arti cito dan stat di dalam dunia kedokteran.

Cito adalah istilah kedokteran yang digunakan untuk merujuk tindakan yang segera dilakukan karena dalam keadaan darurat. Cito berasal dari bahasa latin. Di dalam kamus bahasa Inggris Collins cito diartikan dengan “swiftly” yang artinya adalah “dengan cepat/segera”. Oleh karena itu, jika ada resep obat bertuliskan cito maka artinya obat itu agar segera didapatkan. Atau jika ada operasi cito berarti operasi itu dalam keadaan darurat dan membutuhkan tindakan yang segera oleh dokter dan tenaga medis lainnya.

Istilah lainnya yang maknanya sama dengan cito adalah stat. Stat lebih sering digunakan di luar negeri. Sedangkan di Indonesia lebih umum menggunakan istilah cito. Stat juga berasal dari bahasa latin yaitu statim. Menurut kamus bahasa Inggris Collins, stat adalah (in prescriptions) immediately yang artinya (dalam resep) “dengan segera”. Dalam penggunaanya, stat sama seperti cito. Mereka bukan hanya digunakan di dalam resep, tetapi juga dalam keadaan lainnya seperti operasi, permintaan pemeriksaan laboratorium dan kertas pemeriksaan rontgen yang memerlukan tindakan ‘gerak cepat’.

Dalam perkembangannya, kata cito juga digunakan di dalam dunia sosial media seperti facebook. Penggunaan kata cito mengalami perluasan. Contoh penggunaan kata cito di dalam sosial media misalnya “CITO! Dibutuhkan dokter pengganti tanggal 27 April 2017 pukul 08.00-13.00 di klinik Medika Farma” yang artinya adalah “dibutuhkan cepat/segera”.

Berikut ini beberapa istilah-istilah kedokteran lainnya yang kami sadur dari Prudential. Selamat membaca!

No Istilah kedokteran Arti
1 Abdomen rongga perut
2 Ablasi pelepasan.
3 Aborsi keguguran/kematian janin sebelum usia kehamilan 20 minggu
4 Abses bisul/kumpulan nanah
5 Adenoid jaringan yang terletak di belakang rongga hidung di antara hidung dan tenggorokan
6 Adenoidectomy pengangkatan adenoid
7 AIDS sindrom defisiensi sistem ketahanan tubuh yang didapat akibat infeksi virus HIV
8 ALS (Amyotropic Lateral Sclerosis) kelemahan progresif cepat berupa pengecilan dan kekakuan otot, kesulitan berbicara, menelan, dan bernapas
9 Alzheimer gangguan akibat kematian sel-sel otak secara hampir bersamaan yang berakibat otak mengecil dan kehilangan fungsi
10 Amiotrofi mengecilnya otot akibat penyakit pada saraf yang terdapat pada otot tersebut
11 Analisa gas darah arteri pengukuran kandungan oksigen dan karbon dioksida serta kadar keasaman darah dari darah arteri
12 Anemia suatu keadaan yang ditandai penurunan jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan volume sel darah merah
13 Anemia aplastik suatu penyakit yang ditandai dengan sumsum tulang yang tidak mampu memproduksi sel darah
14 Aneurysma pelebaran pembuluh darah akibat kelemahan dinding pembuluh darah
15 Angiografy teknik pencitraan untuk melihat bagian dalam pembuluh darah dan organ tubuh, terutama arteri, vena, dan ruang jantung
16 Angioplasti tindakan pembedahan pada pembuluh darah akibat penyempitan atau sumbatan
17 Anoreksia nervosa gangguan makan akibat rasa takut berlebihan terhadap peningkatan berat badan
18 Anterior horn cells kumpulan saraf motorik yang terletak di substansia abu-abu tulang belakang sisi depan
19 Antinuclear antibodi antibodi yang menyerang inti sel
20 Aorta abdominal aorta (pembuluh darah utama) bagian perut
21 Aorta thoracal aorta (pembuluh darah utama) bagian dada
22 Aparatus lacrimal saluran air mata
23 Apendectomy pengangkatan usus buntu
24 Aritmia irama jantung yang tidak teratur
25 Arteri karotis pembuluh darah arteri yang mensuplai oksigen ke leher dan kepala
26 Arteri sirkumfleks cabang dari pembuluh darah koroner sisi kiri, yang mengalirkan darah terutama ke ventrikel kiri
27 Arterio venous malformation jaringan pembuluh darah arteri dan vena yang bentuknya tidak normal
28 Arteriografy teknik pencitraan untuk melihat keadaan pembuluh darah arteri bagian dalam
29 Arthritis kronis peradangan sendi yang sudah berlangsung lama
30 Artritis peradangan sendi
31 Asites penumpukan abnormal cairan serosa di dalam rongga perut
32 Atherectomy teknik bedah minimal invasif untuk mengeluarkan sumbatan lemak (aterosklerosis) pada pembuluh darah besar
33 Atrium serambi jantung
34 Atrofi muskular berkurangnya ukuran dan jumlah serat otot akibat proses penuaan, penurunan aliran darah, kurangnya gizi ataupun akibat hilangnya fungsi saraf
35 Atrofi tubular berkurangnya ukuran tabung kecil yang terletak di dalam ginjal
36 Atropi berkurangnya ukuran suatu sel atau organ
37 Audiometri pemeriksaan untuk menentukan kemampuan pendengaran
38 Auto-antibodi antibodi yang menyerang sel atau jaringan tubuh sendiri
39 Autoimun respon imun tubuh yang menyerang jaringan atau organ tubuh itu sendiri

B

No Istilah Definisi
40 Basal cell cancer kanker kulit yang berasal dari sel basal
41 Bilirubin pigmen empedu
42 Biopsy pengambilan jaringan tubuh untuk pemeriksaan laboratorium
43 Bulbar efferent neuron otot motorik di sekitar wajah yang berfungsi untuk menelan, berbicara, bernafas
44 Bulimia kebiasaan makan berlebihan yang terjadi secara terus menerus
45 Burr hole tindakan bedah berupa melubangi tengkorak

C

No Istilah Definisi
46 Cairan serebrospinal cairan yang terkandung di dalam ventrikel otak, ruang sub-araknoid, dan kanal sentral sumsum tulang belakang
47 Carcinoma in situ kanker stadium awal, yang ditandai dengan kanker yang belum menyebar ke jaringan sekitar
48 Cerebral shunt saluran buatan yang memungkinkan cairan otak mengalir ke bagian tubuh lain, misalnya ke perut
49 Chantus sudut mata
50 Chiropractor/Chiropractic terapi alternatif yang mendiagnosis dan mengobati seseorang melalui manipulasi sistem tulang belakang
51 Cholangiogram pemeriksaan pencitraan kandung empedu
52 CIN (Neoplasia Intraepitel Servix) perubahan bentuk dan/atau pertumbuhan abnormal sel permukaan leher rahim
53 Cochlear rongga berbentuk kerucut atau rumah siput pada telinga bagian dalam, merupakan bagian dari labirin telinga yang berfungsi dalam proses pendengaran
54 Colon usus besar
55 Colostomy operasi pembuatan lubang pengeluaran melalui usus besar
56 Computerised Tomography pemeriksaan pencitraan menggunakan alat CT scan untuk mendapat gambaran tiga dimensi suatu objek
57 Cuci darah (Dialysis) proses pemisahan ion atau zat berberat molekul rendah dari darah melalui proses difusi pada membran semi-permeabel

D

No Istilah Definisi
58 Defibrilator terapi listrik kejut untuk memperbaiki gangguan irama jantung
59 Defisiensi kekurangan
60 Defisit kekurangan
61 Defisit neurologik gangguan pada sistem saraf
62 Deformitas kelainan bentuk
63 Demensia penurunan fungsi pikiran dan memori yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak
64 Demielinisasi kerusakan selaput sistem saraf yang paling dalam (mielin)
65 Denervasi pemotongan persarafan
66 Densitometri Sinar-X Dual-Energy (DEXA) suatu metode pengukuran kepadatan optik dari suatu zat dengan cara memaparkan zat tersebut dengan radiasi elektromagnetik, kemudian dilakukan pengukuran jumlah radiasi yang diserap oleh zat tersebut
67 Deteorisasi penurunan keadaan seseorang, bertambah buruk
68 Diabetes penyakit gula/kencing manis
69 Diagnosis identifikasi terhadap sesuatu penyakit
70 Diastolik tekanan darah bawah
71 DIC (Disseminated Intravascular Coagulation) gangguan sistem pembekuan darah di seluruh tubuh
72 Disfungsi bulbar gangguan fungsi otot sekitar wajah dan leher oleh saraf bagian terbawah batang otak dan saraf-saraf otak
73 Diskus intervertebrata struktur pada tulang belakang yang berfungsi sebagai penahan tulang belakang
74 Dislokasi pergeseran dari tempat asalnya
75 Donor orang yang menyerahkan organ tubuhnya untuk dipakai di tubuh orang lain
76 Ductus saluran
77 Dysplasia pertumbuhan abnormal jaringan tubuh, biasanya berupa pembelahan sel-sel muda
78 Echocardiografi pemeriksaan jantung dengan teknik gelombang ultrasonik
79 eGFR volume cairan yang disaring oleh saringan glomerulus ginjal per satuan waktu
80 Eksisi pemotongan
81 Ekstirpasi pengangkatan secara menyeluruh
82 Ekterna bagian luar
83 Electroencephalography pemeriksaan aktivitas saraf otak
84 Elektrokauter teknik medis untuk memotong bagian tubuh dengan menggunakan pembakaran
85 Elektromiografi pencatatan aktivitas listrik otot yang membantu diagnosis penyakit saraf dan otot
86 Emboli sumbatan aliran darah
87 Emboli serebral penyumbatan otak yang disebabkan oleh bekuan darah, lemak, atau gelembung gas dalam aliran darah
88 Embolisasi prosedur non-invasif untuk menyumbat pembuluh darah
89 Endarterektomi operasi pengangkatan sumbatan lemak di arteri
90 Endometriosis pertumbuhan jaringan endometrium di luar rahim
91 Endoskopi teknik untuk melihat bagian dalam tubuh dengan menggunakan alat yang dimasukkan langsung ke dalam organ tubuh yang hendak dilihat
92 Enhanced External Counterpulsation prosedur tidak invasif (tanpa memasukkan alat ke dalam tubuh) pada terapi angina yang tidak merespons terhadap terapi standar dengan cara meningkatkan tekanan diastolik jantung sehingga meningkatkan aliran darah koroner
93 Ensefalopati penurunan fungsi otak yang disebabkan oleh berbagai penyakit, termasuk penyakit metabolik, kegagalan organ, peradangan, serta infeksi kronis
94 Eosinofilis fasiitis peradangan selaput pembungkus otot anggota gerak yang disertai dengan peningkatan jumlah sel darah putih yang disebut eosinofil, pembengkakan dan penumpukan cairan, seringkali terjadi setelah berolahraga berat
95 Epididimectomy pemotongan saluran epididimis
96 Exanthem-enanthem ruam kulit-ruam mukosa

F

No Istilah Definisi
97 Faringectomy pemotongan faring
98 Faringolaringectomy pemotongan faring dan laring
99 Fascia pembungkus
100 Fasikulasi gerakan halus, cepat, dan berkedut dari satu berkas serabut otot atau satu unit motorik
101 Fatty liver perubahan konsistensi hati akibat perlemakan
102 Fenestrasi pembuatan lubang baru pada selaput gendang telinga
103 Fibrinolitic pemecahan bekuan darah (fibrin)
104 Fibroid/miom tumor jinak dinding rahim
105 Fiksasi internal metode penyambungan patahan tulang tanpa menggunakan alat di luar kulit
106 Fistula hubungan atau saluran abnormal antara dua organ atau pembuluh
107 Focal segmental salah satu tipe sindrom nefrotik yang melibatkan kerusakan beberapa bagian glomerulus
108 Food supplement makanan tambahan
109 Fraksi ejeksi ventrikel banyaknya darah yang mampu dipompa oleh bilik jantung
110 Fungsi koordinasi proses penerimaan, pengolahan, dan penyaluran rangsang ke beberapa organ tubuh agar dapat bekerja serasi
111 Fungsi sensorik proses penghantaran rangsang dari reseptor ke sistem saraf pusat

G

No Istilah Definisi
112 Gastroenterology ilmu yang mempelajari tentang saluran pencernaan
113 Gastroenterostomy pemotongan lambung dan usus
114 Geriatrik cabang ilmu penyakit dalam dengan fokus kesehatan manula
115 Glaukoma peningkatan tekanan bola mata
116 Glomerulonefritis peradangan glomerulus (sel penyaring) atau pembuluh darah ginjal
117 Granuloma kumpulan sel imunitas akibat proses peradangan
118 Granulomatosa peradangan yang ditandai dengan kumpulan makrofag

H

No Istilah Definisi
119 Hematologi cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan darah dan jaringan yang membentuk darah
120 Hematoma kumpulan darah di luar pembuluh darah yang terlokalisasi (memar/lebam)
121 Hematopoetik sel induk sel induk yang akan berkembang menjadi sel darah seperti sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan beberapa sel lain dalam sumsum tulang
122 Hematopoietik proses pembentukan sel darah
123 Hemofilia penyakit gangguan pembekuan darah akibat kekurangan atau kelainan salah satu (atau lebih) faktor pembekuan darah (faktor VIII dan IX)
124 Hemoroidectomy pengangkatan wasir/ambeien
125 Hepatectomy pengangkatan hati
126 Hepatic encephalopaty gangguan (penurunan) kesadaran akibat kelainan hati
127 Hepaticoduodenostomy pengangkatan hati dan usus
128 Hepatology ilmu yang mempelajari tentang hati
129 Hernia penonjolan abnormal ruas organ/organ tubuh/jaringan melalui dinding organ yang lemah
130 Hernioraphy tindakan operasi pada hernia
131 Histopatologik ilmu yang mempelajari kondisi dan fungsi jaringan dalam kaitannya dengan penyakit
132 HIV (Human Immunodeficiency Virus) virus yang dapat menyebabkan turunnya sistem ketahanan tubuh manusia
133 Hydrocele adanya cairan di dalam scrotum
134 Hyperkeratosis penebalan lapisan terluar kulit yang paling sering disebabkan karena kekurangan vitamin A
135 Hypoksemia kekurangan oksigen dalam darah
136 Hysterectomy tindakan bedah untuk mengangkat rahim

I

No Istilah Definisi
137 Idiopatik tidak diketahui (penyebabnya)
138 Implant cochlea penanaman koklea buatan
139 Impotensi disfungsi seksual
140 Imunologi cabang ilmu biomedik yang mempelajari aspek sistem imun pada organisme
141 Imunomodulator perangsangan sistem ketahanan tubuh
142 Imunosupresi penekanan sistem ketahanan tubuh
143 Infark suatu daerah jaringan mati yang terlokalisasi, disebabkan oleh adanya penyumbatan aliran darah ke daerah tersebut
144 Inguinal lipat paha
145 Interna bagian dalam
146 Intestinal usus
147 Intra arterial dalam pembuluh darah bersih (arteri)
148 Intractable pruritus rasa gatal yang sulit diatasi
149 Intravena tindakan memasukkan suatu larutan ke dalam sirkulasi darah vena
150 Introitus pintu masuk/lubang
151 Invasif prosedur medis dengan memasukkan alat/benda asing ke dalam tubuh
152 Iskemik ketidakcukupan aliran darah ke bagian tubuh

J

No Istilah Definisi
153 Jaringan parut jaringan ikat yang tumbuh menggantikan jaringan normal setelah terjadinya luka atau cedera

K

No Istilah Definisi
154 Kalazion massa pada kelopak mata
155 Kalkulus endapan
156 Kanker pertumbuhan sel yang tak terkendali sehingga dapat menyerang organ tubuh lain yang bersifat ganas
157 Kanker in situ kanker yang terbatas pada tempat asalnya tanpa invasi ke jaringan sekitarnya
158 Kardiomiopaty gangguan yang terjadi pada struktur dan fungsi dinding otot jantung
159 Karsinoma kanker yang berasal dari jaringan/lapisan paling luar organ
160 Karsinomatus berkaitan atau mempunyai sifat yang serupa dengan sel ganas/kanker
161 Katarak lensa mata keruh atau berselaput
162 Kateterisasi tindakan memasukkan perangkat medis ke dalam tubuh untuk mengobati penyakit atau melakukan prosedur pembedahan
163 Kejang grand mal kejang seluruh tubuh yang menyerang kedua sisi otak besar, ditandai dengan kejang tonik klonik
164 Kejang petit mal kejang yang ditandai kehilangan kesadaran dalam waktu singkat dan akan langsung kembali normal setelah fase kejang selesai
165 Kejang tonik klonik kejang seluruh tubuh yang menyerang kedua sisi otak besar, ditandai dengan kaku pada keempat anggota tubuh (fase tonik) dan diikuti dengan hentakan/kelojotan pada keempat anggota tubuh tersebut (fase klonik).
166 Kelainan genetik gangguan pada gen, yang dapat menyebabkan penyakit atau kelainan bawaan
167 Kelainan organik kelainan pada organ tubuh manusia
168 Kelenjar lacrimal kelenjar air mata
169 Kemoterapi pengobatan kanker dengan obat untuk mematikan sel
170 Kifoskoliosis progresif suatu kondisi abnormal tulang belakang yang bengkok ke belakang dan samping
171 Kista rongga tertutup abnormal yang berisi cairan
172 Kognitif kecerdasan
173 Kolitis ulseratif radang usus besar dengan luka terbuka (tukak)
174 Kontrasepsi metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan
175 Kornea lapisan mata paling luar yang bersifat transparan
176 Kortikospinalis susunan saraf yang mengantarkan rangsang gerak dari otak ke bagian motorik di batang otak dan sumsum tulang belakang
177 Kraniotomi pembedahan tulang kepala
178 Kreatinin hasil metabolisme protein otot
179 Kriokauter teknik medis untuk menghancurkan jaringan abnormal dengan menggunakan suhu dingin yang ekstrim
180 Krioterapi penggunaan suhu yang sangat rendah dalam terapi medis
181 Kronis persisten, terus ada dalam waktu lama

L

No Istilah Definisi
182 Labirinectomy pemotongan labirin
183 Laparotomy tindakan bedah dengan membuka rongga perut
184 Leukemia kanker sel darah putih
185 Leukemia Limfositik Kronik salah satu kanker darah putih
186 Leukositosis peningkatan kadar sel darah putih
187 Leukositosis neutrophilic peningkatan sel darah putih (neutrofil) dalam aliran darah atau jaringan
188 Ligasi pengikatan
189 Limfadenopaty pembesaran kelenjar getah bening
190 Lumen rongga atau ruang terbuka bagian dalam dari sebuah organ yang berbentuk silinder
191 Lumpectomy pengangkatan suatu tumor dari payudara beserta dengan sebagian kecil jaringan di sekitarnya melalui prosedur pembedahan
192 Lupus discoid kelainan kulit akibat penyakit lupus
193 Lupus Eritematosus suatu penyakit jaringan ikat bersifat autoimun yang mempengaruhi beberapa organ seperti sendi, kulit, ginjal, sel darah, jantung, dan paru
194 Lupus nefritis peradangan ginjal yang disebabkan lupus eritematosus sistemik
195 Malformasi vascular kelainan pembuluh darah
196 Mandibulla rahang bawah
197 Mastoidectomy pemotongan tulang mastoid
198 Maxilla rahang atas
199 Medula inti dari organ-organ atau struktur tubuh tertentu
200 Melanoma tumor kulit yang berasal dari sel melanosit (penghasil pigmen)
201 Melanoma maligna kanker kulit yang berasal dari sel melanosit (penghasil pigmen)
202 Membranous lapisan permukaan lentur, tipis, dan terkadang transparan
203 Meninges selaput pembungkus sistem saraf
204 Meningioma tumor yang berasal dari selaput pembungkus sistem saraf
205 Meningitis peradangan pada selaput tipis yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang
206 Meningocele penonjolan selaput sistem saraf melalui lubang pada tulang belakang
207 Meningomyelocele penonjolan selaput sistem saraf dan isinya melalui lubang pada tulang belakang
208 Metastasis penyebaran (sel kanker)
209 Metatarsophalangeal sendi antara tulang-tulang pada bagian tengah telapak kaki dengan tulang-tulang di dekat jari kaki
210 Mielodisplastis kata sifat yang digunakan untuk menjabarkan suatu kelainan tabung saraf yang menyebabkan terganggunya perkembangan sumsum tulang belakang
211 Mielofibrosis suatu penyakit langka yang menyerang sumsum tulang di mana jaringan kolagen terkumpul membentuk jaringan parut fibrosa di dalam rongga sumsum tulang
212 Mikroadenoma tumor kelenjar hipofisis yang berukuran sangat kecil (diameter kurang dari 10 mm)
213 Mikroadenoma pituitari tumor jinak kelenjar hipofisis yang berukuran kurang dari 10 mm
214 Mikrokarsinoma papilari tiroid kanker ganas pada kelenjar tiroid yang bentuknya mirip dengan jari dan hanya dapat dilihat melalui mikroskop
215 Miopati degeneratif kerusakan fungsi maupun motorik pada otot yang semakin lama semakin berat
216 Motor Neuron Disease sekelompok gangguan saraf yang selektif mempengaruhi sel saraf yang mengontrol aktivitas otot termasuk berbicara, berjalan, menelan, dan gerakan umum tubuh
217 Motorik sesuatu yang berkaitan dengan pergerakan otot
218 MRI (Magnetic Resonance Imaging) pemeriksaan pencitraan dengan teknologi medan magnet
219 Multiple sclerosis gangguan akibat peradangan selaput sistem saraf yang paling dalam (mielin)
220 Muscular dystrophy sekelompok penyakit otot yang melemahkan sistem muskuloskeletal dan menghambat gerak

N

No Istilah Definisi
221 Necrosis jaringan mati
222 Nefritis radang ginjal
223 Nefrostomy pembuatan lubang pada ginjal
224 Nephrologists dokter yang ahli dalam bidang ginjal dan saluran kemih
225 Netropenia jumlah neutrofil yang menurun dalam darah
226 Neuroma akustik tumor jinak pada saluran telinga bagian dalam
227 Neuropati penyakit atau gangguan yang menyerang saraf sehingga mengganggu fungsi jaringan yang dipersarafi oleh saraf tersebut
228 Neuropsikologis ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi otak yang berkaitan dengan proses psikologis tertentu dan perilaku
229 Neuroradiological cabang ilmu radiologi yang mempelajari kelainan pada sistem saraf, tulang belakang, kepala, dan leher dengan menggunakan teknik pencitraan
230 Neurosis gangguan mental berupa perilaku di luar normal yang tidak dapat diterima secara sosial
231 Neutropenia kadar neutrofil di bawah normal
232 Neutrophil bagian dari sel darah putih yang berfungsi untuk pertahanan tubuh terhadap peradangan terutama infeksi bakteri
233 Neutropil absolut jumlah neutrofil (salah satu jenis sel darah putih yang berperan dalam melawan infeksi) dalam satu mililiter darah
234 Non-invasive tindakan medis tanpa memasukkan alat ke dalam tubuh, tanpa menyebabkan kerusakan kulit atau rongga tubuh manusia
235 NYHA classification klasifikasi gagal jantung yang diajukan oleh New York Heart Association (NYHA)

O

No Istilah Definisi
236 Obliterasi progresive hambatan yang terus bertambah berat
237 Obstruksi sumbatan
238 Optic nerves saraf penglihatan
239 Orbita rongga mata
240 Orchidectomy pemotongan testis
241 Organ kumpulan jaringan yang bersatu membentuk suatu unit struktural untuk menjalankan suatu fungsi
242 Orificium lubang
243 Osteogenesis imperfekta sekelompok penyakit kolagen genetik di mana tulang tidak terbentuk dengan sempurna sehingga tulang tersebut menjadi rapuh dan mudah patah
244 Osteoporosis penyakit tulang yang ditandai dengan adanya penurunan massa dan kepadatan tulang, yang menyebabkan tulang menjadi rentan patah dan mudah mengalami kelainan bentuk
245 Otot spinal otot kanal tulang belakang

P

No Istilah Definisi
246 Papilary micro carcinoma karsinoma tiroid papilar dengan diameter kurang dari 10 milimeter
247 Paramedis seseorang yang dilatih untuk memberikan pengobatan darurat atau membantu orang lain yang profesional di bidang kesehatan (dokter)
248 Parkinson penyakit motorik progresif yang ditandai dengan gemetar, kaku, gerakan lambat, dan ketidakseimbangan postur
249 Patologis istilah yang digunakan untuk menunjukkan keadaan sakit atau penyakit
250 Pemasangan veno-cava filter pemasangan filter (saringan) pada vena kava inferior untuk mencegah emboli paru
251 Pembedahan elektive tindakan bedah berencana
252 Pembedahan haematoma subdural suatu tindakan mengeluarkan perdarahan dari ruang subdural (lapisan otak)
253 Pembedahan percobaan (explorative) tindakan bedah sebagai metode diagnostik untuk menemukan penyakit
254 Pembedahan radikal tindakan operasi untuk mengambil jaringan yang sakit beserta penyebaran lokal di sekelilingnya termasuk jaringan getah bening
255 Pembuluh darah koroner pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otot jantung
256 Pemeriksaan FEV1 pemeriksaan volume udara yang dapat ditiup keluar secara paksa dalam satu detik, setelah menarik napas penuh
257 Pemeriksaan LVEF pemeriksaan volume darah yang keluar dari ventrikel (bilik) jantung setiap kali jantung berdenyut
258 Penyakit vaskular penyakit yang menyerang pembuluh darah
259 Percutaneous valvotomy pelebaran katup jantung yang kaku secara pemotongan (insisi), dengan teknik penusukan jarum melalui kulit
260 Percutaneous valvuloplasty pelebaran penyempitan katup jantung dengan kateter balon, dengan teknik penusukan jarum melalui kulit
261 Percutaneus melalui kulit
262 Pericardectomy memotong selaput jantung
263 Perifer terletak di tepi atau jauh dari pusat
264 Perikardial selaput jantung
265 Perikardium selaput yang menyelimuti jantung dan pembuluh darah besar
266 Peritoneal dialysis proses pembersihan darah dari zat beracun menggunakan selaput perut (peritoneum) pasien sebagai membran perantara
267 Peritoneum lapisan pada dinding perut
268 PET (Positron Emission Tomography) teknik kedokteran radiologi nuklir untuk menghasilkan gambaran proses fungsi tubuh
269 Pita suara (vocal cord) membran di ujung atas tenggorokan yang berfungsi menggetarkan udara yang melewatinya sehingga menghasilkan suara
270 Platelet absolut jumlah keping darah dalam satu mililiter darah
271 Pleura selaput yang menyelimuti paru-paru
272 Plexus brakhialis saraf utama pada bahu, dada, dan lengan, yang berasal dari jaringan saraf otak bagian leher dan satu saraf otak bagian dada
273 Pneumothorax pengumpulan udara bebas/gas dalam rongga selaput paru-paru
274 Poliartikular bersifat melibatkan banyak persendian
275 Poliomyelitis penyakit kelumpuhan yang disebabkan virus polio yang menyerang sistem saraf pusat
276 Polipectomy pemotongan polip
277 Poliuria suatu keadaan saat seseorang mengeluarkan urine dalam jumlah berlebihan, seringkali disertai dengan sering buang air kecil
278 Pre-malignant cikal bakal kanker
279 Primary lateral sclerosis kelemahan yang semakin memberat pada otot yang tidak dapat digerakkan dengan kesadaran (otot involunter)
280 Primary sclerosing cholangitis kronis penyakit saluran empedu yang menyebabkan peradangan dan sumbatan saluran empedu
281 Pro-coagulant faktor pendukung pembekuan darah
282 Progresif perjalanan penyakit yang tanda dan gejalanya cenderung menjadi lebih jelas dan lebih parah
283 Progressive bulbar palsy penurunan saraf motorik di korteks otak, sumsum tulang belakang, batang otak, dan traktus piramidalis, yang secara khusus melibatkan saraf IX, X, dan XII
284 Prosedur endovaskular tindakan yang menggunakan kateter untuk memasukkan obat atau alat kecil ke dalam pembuluh darah untuk mengobati gangguan pada pembuluh darah
285 Prosedur key hole teknik bedah modern berupa operasi yang dilakukan melalui sayatan kecil
286 Prostesis alat yang digunakan sebagai pengganti bagian tubuh yang hilang
287 Proteinuria keluarnya protein melalui air seni
288 Psikiater dokter yang memiliki keahlian dalam bidang kesehatan jiwa
289 Psikiatri cabang ilmu yang mempelajari kesehatan jiwa
290 Psiko-geriatrik cabang ilmu kejiwaan dengan fokus kesehatan mental manula
291 Psikosis gangguan mental berupa ketidakmampuan menilik keadaan yang sebenarnya
292 Psikosomatis gangguan mental berupa perasaan memiliki penyakit akibat faktor psikologis
293 Psikotropika zat atau obat yang berkhasiat untuk menyebabkan perubahan aktivitas mental dan perilaku
294 Ptosis turunnya kelopak mata
295 Punksi lumbar tindakan pengambilan cairan dari ruang sumsum tulang belakang di daerah lumbal, yakni di punggung bawah
296 Radioterapi penggunaan radiasi yang biasanya dipakai untuk pengobatan kanker
297 RAI teknik pemindaian tiroid dengan menggunakan ion radioaktif
298 Rectocele penonjolan rectum ke vagina
299 Reduksi koreksi yang dilakukan pada patah tulang/dislokasi
300 Refraksi mata ketajaman penglihatan
301 Rehabilitasi layanan kesehatan untuk mengembalikan kondisi ke fungsi semula
302 Rematologi cabang ilmu penyakit dalam yang mempelajari penyakit reumatik
303 Reseksi pengangkatan seluruh/sebagian organ
304 Resipien seseorang yang menerima jaringan atau organ dari donor
305 Reticulocyte sel darah merah muda
306 Retikulosit absolut jumlah sel darah merah yang belum matang dalam satu mililiter darah
307 Retinopati prematur saraf mata (retina) yang lepas pada bayi prematur
308 Reversible ischaemic neurological disorder gangguan sistem saraf yang tidak menetap, diakibatkan oleh terganggunya aliran darah, dan kembali normal dalam waktu lebih dari 24 jam namun kurang dari 72 jam
309 Rheumatoid Arthritis suatu penyakit kronis yang menyebabkan terjadinya peradangan dan kelainan bentuk sendi, disebabkan oleh adanya suatu antibodi yang menyerang sel sendi itu sendiri
310 Rheumatoid factor antibodi yang ditemukan dalam darah penderita rheumatoid artritis
311 Rheumatologist Pediatrik dokter yang spesialisasinya adalah penyakit rheumatik pada anak
312 Rhizotomy pemotongan akar saraf kepala/saraf tulang belakang
313 Ruptur kondisi pecah/robek/putus

S

No Istilah Definisi
314 Salpingo-ooforektomi tindakan bedah untuk mengangkat saluran indung telur dan indung telur
315 Sanatorium fasilitas medis untuk penyakit khusus jangka panjang
316 Saraf optik saraf otak yang berfungsi mengirimkan sinyal penglihatan dari retina ke otak
317 Sedimen aktif produk yang berasal dari darah atau ginjal dan saluran kemih yang teridentifikasi dari urin bila dilihat dengan mikroskop
318 Self antigen penanda diri (sel imun) abnormal, yang dapat terjadi pada saat terinfeksi (khususnya infeksi virus) dan perubahan sel
319 Serebral otak; bagian dari sistem saraf pusat
320 Serokonversi perubahan hasil pemeriksaan darah dari negatif ke positif yang menunjukkan ada perkembangan antibodi sebagai respon imunisasi atau infeksi
321 Serositis peradangan pada selaput serosa
322 Sindrom CREST (Calcinosis, Raynaud Phenomenon,Esophageal Dysmotility, Sclerodactyly, and Telangiectasia suatu bentuk skleroderma yang merupakan kombinasi dari penumpukan kalsium, fenomena Raynaud (kekakuan pembuluh darah akibat emosi yang kuat ataupun rangsangan berupa suhu dingin), gangguan pergerakan kerongkongan, mengerasnya kulit pada jari, dan pelebaran pembuluh darah yang nampak pada kulit
323 Sindrom nefrotik kumpulan gejala berupa keluarnya protein di urin, kadar albumin turun, badan bengkak, dan kadar lemak meningkat
324 Sinus rongga di dalam tulang atau jaringan lain
325 Sirkumsisi sunat
326 Sirosis pengerasan hati
327 Sistem hematologi sistem sirkulasi darah dan sel darah
328 Sistem vestibular suatu sistem di telinga bagian dalam yang berfungsi mengatur keseimbangan
329 Sistemik sesuatu yang bersifat meluas, mempengaruhi beberapa organ tubuh atau satu kesatuan tubuh
330 Sistolik tekanan darah atas
331 Skeleroderma Progresif penyakit kulit dan jaringan ikat yang semakin lama semakin parah
332 Skleroderma Linier penyakit kulit dan jaringan ikat yang muncul terlokalisasi dengan luka berbentuk seperti pita disertai perubahan warna kulit dan berkurangnya ukuran sel kulit, jaringan bawah kulit (subkutan), otot dan tulang
333 Sklerosis pengerasan (pembuluh darah)
334 Spina bifida kelainan pada tulang belakang
335 Spinal muscular atropy kelainan genetik berupa penurunan kemampuan gerak dan pengecilan otot secara umum
336 Splenomegali pembesaran limpa
337 Squamous skin cancer kanker kulit yang berasal dari sel skuamosa
338 Status asmatikus persisten serangan asma berat yang tidak membaik dengan terapi standar
339 Stent pemasangan jala/alat medis untuk menyangga sumbatan aliran pembuluh darah
340 Sterilisasi teknik medis untuk mencegah kemampuan memperoleh keturunan
341 Stimulus rangsangan
342 Stroke kematian sel otak tiba-tiba akibat gangguan aliran darah ke otak
343 Stye hordeolum
344 Sub arachnoid ruang antara otak dan selaput otak
345 Sub kutan jaringan di bawah kulit
346 Systectomy pemotongan kandung kemih
347 Systocele penonjolan kandung kemih di dinding vagina

T

No Istilah Definisi
348 Tabel Lund and Browder Body Surface metode penghitungan persentase luas luka bakar untuk setiap bagian utama tubuh pada bayi dan anak; rasio antara luas kepala leher dengan tungkai lebih besar pada anak daripada dewasa
349 Tekanan intrakranial tekanan dalam rongga kepala
350 Teknik pencitraan (imaging) teknik representasi atau reproduksi suatu objek dalam bentuk citra/gambar
351 Teknik ultrasonik teknik pemeriksaan dengan menggunakan gelombang tekanan suara
352 Tes Seronegatif hasil negatif pada pemeriksaan serum darah
353 The Rule of Nines metode penghitungan persentase luas luka bakar untuk setiap bagian utama tubuh pada dewasa
354 Thoracoplasty pengangkatan tulang iga
355 Thrombocytopenia kadar trombosit di bawah normal
356 Thrombo-hemorrhagic sistemik keadaan bekuan darah atau perdarahan di seluruh tubuh
357 Timpanoplasty pembuatan selaput gendang telinga
358 Tindakan CABG pencangkokan pembuluh darah dari bagian tubuh lain ke jantung, untuk memperbaiki aliran darah ke otot jantung dengan menggantikan fungsi pembuluh darah jantung yang tersumbat
359 Tiroid kelenjar endokrin terbesar yang terletak di bagian depan leher (kelenjar gondok)
360 Toksisitas derajat kekuatan racun dari suatu zat
361 Tonsil kumpulan kelenjar getah bening di tenggorokan (amandel)
362 Tonsilectomy pengangkatan amandel
363 Torakotomy tindakan bedah yang membuka rongga dada
364 Tracheostomy pemotongan trakea
365 Transeksi pemotongan
366 Transfusi darah tindakan untuk memasukkan komponen darah ke sirkulasi darah dalam tubuh untuk mengganti darah yang hilang
367 Transient ischaemic attack gangguan sistem saraf yang tidak menetap, diakibatkan oleh terganggunya aliran darah, dan kembali normal dalam waktu 24 jam
368 Transmyocardial laser revascularisation prosedur non-invasif pada terapi angina berat dengan cara meningkatkan aliran darah ke otot jantung melalui penembakan sinyal laser pada lapisan jantung luar atau dalam
369 Transplantasi pemindahan suatu jaringan dari satu orang ke orang lain atau dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh lain
370 Trombosis pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah
371 Trombosis serebral pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah otak yang menyebabkan sumbatan aliran darah ke otak
372 Trombosis sinus kavernosus penyumbatan pada vena di dasar otak
373 Trombosit (platelet) sel darah yang berfungsi untuk pembekuan darah
374 Trombositopenia penurunan jumlah sel darah yang berperan dalam proses pembekuan darah (keping darah) secara abnormal
375 Troponin protein yang terkandung dalam otot jantung dan otot lurik
376 Tuba falopii saluran indung telur
377 Tubektomi/MOW teknik sterilisasi pada wanita
378 Tuberkulosis penyakit akibat infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis (TBC)
379 Tukak luka atau peradangan yang terbuka
380 Tumor pertumbuhan jaringan yang abnormal
381 Tumor pituitari tumor pada kelenjar hipofisis di otak
382 Tungkai bagian kaki yang memanjang dari atas paha sampai telapak kaki
383 Turbinectomy pemotongan konka hidung
384 Tyroidectomy pemotongan kelenjar tiroid

U

No Istilah Definisi
385 Ureter saluran dari ginjal ke kandung kemih
386 Uretra saluran dari kandung kemih ke luar
387 Urine air seni

V

No Istilah Definisi
388 Vaksinasi tindakan memasukkan suatu mikro organisme (virus, bakteri) yang mati atau dilemahkan, atau protein dari mikro organisme tersebut, ke dalam tubuh untuk menimbulkan daya tahan tubuh sehingga dapat mencegah atau mengobati suatu penyakit menular
389 Varices pelebaran pembuluh darah balik
390 Varicocele pelebaran pembuluh darah scrotum
391 Vasculitis peradangan pembuluh darah
392 Vasektomi/MOP teknik sterilisasi pada laki-laki
393 Ventilator mekanik alat untuk membantu proses pertukaran udara atau pernafasan dengan cara memompakan udara dari luar ke dalam paru-paru
394 Ventrikel jantung bilik jantung
395 Ventrikel otak ruang di otak yang mengandung cairan serebrospinal

W

No Istilah Definisi
396 Wasir pembengkakan/peradangan pembuluh darah di anus (ambeien)

Y

No Istilah Definisi
397 Yeyenum/Jejunum bagian dari usus halus

Artikel Lainnya

Want
State Verb
Perbedaan Antara Center, Centre, dan Central
Kesalahan Pelafalan yang Sering Terjadi Around Us (Jilid 3)
Relative Pronoun
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi