Go

Dimana atau Di Mana: Membedakan Kata Depan dan Imbuhan pada "DI" dan "Ke"

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada December 13th at 8:56pm
Share :

Di dan ke dalam bahasa Indonesia bisa menempati kata depan dan sebagai imbuhan. Manakah yang benar antara kesatu dan ke satu , dimana dan di mana , kemana dan ke mana? Untuk mengetahui jawabanya, simak penjelasanya dalam artikel di bawah ini:

1. Di dan ke sebagai kata depan (preposisi)

Di dan ke sebagai kata depan memiliki ciri gramatikal dipisah dengan kata benda di depannya. Hal ini bisa kita samakan dengan di pada bahasa Inggris, yaitu in, on, dan at yang memiliki arti "di"

In the class

Di dalam kelas

Jadi di sebagai kata depan SELALU terletak dipisah dengan kata yang mengikutinya. Ciri paling mudah di sebagai kata depan adalah dia selalu membentuk frasa preposisi/ frasa kata depan. Artinya adalah di selalu diikuti dengan kata benda di depannya. Secara tata bahasa, kata depan berfungsi untuk menghubungkan antara salah satu bagian kalimat ke bagian kalimat yang lain, contoh:

Saya mandi di sungai

Dila sedang memasak di dapur

Ani tidur di dalam kamar

Pada contoh-contoh di atas; di sungai, di dapur, dan di dalam kamar adalah contoh dari penggunaan di sebagai kata depan. Mereka berfungsi menghubungkan predikat dan keterangan kalimat.

Begitupula dengan ke , ke sebagai preposisi/kata depan peletakannya dipisah seperti pada "to" dalam bahasa Inggris:

She goes to school every morning.

Dia pergi ke sekolah setiap pagi.

2. Di dan ke sebagai imbuhan

Di dan ke sebagai imbuhan sudah barang tentu dia berfungsi membentuk jenis kata baru dari kata yang diimbuhi, misalnya:

Hukum menjadi dihukum. Hukum adalah kata benda aktif, dihukum adalah pasif.

Lahir menjadi kelahiran. Lahir adalah kata kerja. Sedangkan kelahiran adalah kata benda.

Dari dua contoh di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa di dan ke sebagai imbuhan, penulisannya digabungkan dengan kata yang mendapat imbuhan di dan k e. Selain itu, di dan ke sebagai imbuhan merupakan bagian dari kata tersebut sehingga tidak bisa dipisah.

Kita harus hati-hati menggunakan di dan ke sebagai kata depan atau sebagai imbuhan. Hal ini bisa membedakan arti jika tidak hati-hati, contoh:

a. Dia kuliah di Hukum

b. Dia kuliah dihukum

Pada contoh di atas (a) adalah di sebagai kata depan yang menghubungkan predikat dengan keterangan. Sedangkan di pada (b) adalah sebagai imbuhan yang berarti seseorang tersebut melakukan kesalahan sehingga dihukum. Sahabat juga harus berhati-hati dengan penulisan yang sering salah berikut ini:

Di mana bukan dimana (di sebagai kata depan)

Ke mana bukan kemana (ke sebagai kata depan)

Keenam bukan ke enam (ke sebagai imbuhan)

Ketua bukan ke tua (ke sebagai imbuhan)

Kekasih bukan ke kasih (ke sebagai imbuhan)

3. Catatan penting

3.1 Cara paling mudah mengidentifikasikan di dan ke sebagai kata depan adalah diikuti kata benda atau berfungsi sebagai keterangan tempat.

Di rumah

Di sekolah

Di tempat

3.2 Sedangkan di dan ke sebagai imbuhan cirinya adalah merubah arti kata yang diimbuhi, misalnya dua adalah kata bilangan dirubah menjadi kedua yang menjadi kata bilangan tingkat.

Dikejar

Dibunuh

Kehabisan

Keempat

Kesebelas

Artikel Lainnya

Aku, Kamu, Kita, Kami, Dia, Mereka…
Older or Elder, Oldest or Eldest?
Perbedaan Kata, Leksem, leksikon, dan Leksikal
Kalimat Honorifik ( part II )
Modal Continuous: Present Continuous Modal dan Past Continuous Modal (Modal + be + Verb Ing)
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi