Go

Pengertian dan Jenis-Jenis Sinonim

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada December 7th at 9:20am
Share :

Secara etimologi sinonimi berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu onoma yang berarti 'nama' dan syn yang berarti 'dengan'. Secara harfiah, kata sinonimi berarti 'nama lain untuk benda atau hal yang sama'. Secara semantik, Verhaar (1978) mendefinisikan sinonimi sebagai ungkapan (bisa berupa kata, frase, atau kalimat) yang maknanya kurang lebih sama dengan makna ungkapan lain.

Untuk mendefinisikan sinonimi, ada tiga batasan yang dapat digunakan. Batasan atau difinisi itu, yaitu: (i) kata-kata dengan acuan ekstra linguistik yang sama, misalnya kata mati dan mampus; (ii) kata-kata yang mengandung makna yang sama, misalnya kata memberitahukan dan kata menyampaikan; dan (iii) kata-kata yang dapat disubtitusikan dalam konreks yang sama, misalnya kami berusaha agar pembagunan berjalan terus dan kami berupaya agar pembangunan berjalan terus. Dalam contoh tersebut, kata berusaha bersisonimi dengan kata berupaya.

Lyons (1981) membedakan kata sinonim sempurna dengan kata yang bersinonimi secara absolut. Suatu kata dikatakan bersinonimi secara sempurna apabila kata-kata tersebut mengandung makna deskriftif, ekspresif, dan sosial yang sama, sedangkan suatu kata disebut bersinonimi secara absolut apabila kata-kata tersebut mempunyai distribusi yang sama dan bermakna secara sempurna didalam kehadirannya pada semua konteks. Contohnya adalah kata hamil dan kata bunting. Kedua kata ini mengandung makna yang sama, tetapi pemakaiannya berbeda. Pemakaian kedua kata ini bergantung pada pembicara dan orang yang dirbicarakan. Selain itu, kata hamil lebih halus pemakaiannya jika dibandingkan dengan kata bunting. Kalimat "sapi yang sudah hamil" atau "sapi saya sudah bunting" dapat berterima, tetapi sagat janggal apabila orang mengatakan "istri bupati telah bunting". Di sini sebenarnya citra tidak terlalu berhubungan dengan wilayah semantik, tetapi hal itu menunjukan tentang persamaan dan perbedaan makna suatu kata.

Lyons (1977) membagi sinonim menjadi empat golongan, yakni

1) Sinonim lengkap dan mutlak, msalnya: surat kabar dan koran

2) Sinonim lengkap dan tidak lengkap, misalnya: orang dan manusia

3) Sinonim tidak lengkap dan mutlak, misalnya: wanita dan perempuan

4) Sinonim tidak lengkap dan tidak mutlak, misalnya: gadis dan cewek

Lyons berpendapat bahwa sinonim lengkap apabila makna kognitif sama dengan makna emotif, sedangkan sinonim mutlak dipakai untuk sinonim yang dapat saling menggantikan (saling menyulih) dalam semua konteks. Lyons dan Ullmann menyatakan bahwa sinonim lengkap dan mutlak sulit sekali ditemukan. Palmer (1976) menyatakan bahwa hal tersebut terjadi karena dalam suatu bahasa tidak ada alasan untuk mempertahankan dua kata yang maknanya sama.

Sinonim adalah kata yang memiliki persamaan arti. Sinonim adalah beberapa kata yang mempunyai arti sama atau hampir sama. Sinonim disebut juga padanan kata. Sinonim adalah kata yang memiliki makna atau arti yang sama. Contoh dalam bahasa Indonesia, yaitu

  • Bohong = Dusta
  • Haus = Dahaga
  • Pakaian = Baju
  • Bertemu = Berjumpa
  • Buruk = Jelek

Contoh sinonim dalam bahasa Inggris, yaitu

  • Small = Little
  • Big = Large

Artikel Lainnya

Happen, Occur, atau Take Place?
Cara Mudah Membuat Kalimat di dalam Bahasa Inggris
Pengertian, Ciri, dan Jenis-Jenis Idiom
Adjective, verb, dan Adverb adalah Kata Benda? Ini dia Alasannya!
Away: Arti dan Penggunaannya
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi