Go

Hardly, Scarcely, Barely, No Sooner dalam Teks Cerita Menggunakan Past Perfect Tense dan Kalimat Inversi

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada January 21st at 11:03pm
Share :

Ketika kita membaca cerita naratif atau orang menceritakan kejadian di masa lalu, sering sekali kita temui kata keterangan seperti hardly, scarcely, barely, no sooner. Kata keterangan tersebut digunakan untuk menggambarkan betapa sebuah kejadian langsung diikuti oleh kejadian lainnya secara cepat. Pola kalimatnya umumnya adalah past perfect dan past tense, misalnya:

a. I had hardly arrived home when my Samsung rang.

(Saya baru saja tiba di rumah, lalu ponsel Samsung saya berdering)

b. She had scarcely finished reading when he fell asleep.

(Dia baru saja selesai membaca, lalu dia tertidur )

c. Liverpool had barely won the match when the coach had a heart attack.

(Mereka baru saja memenangkan pertandingan, lalu pelatih mengalami serangan jantung.)

d. I had no sooner started mowing the lawn than it started raining.

Saya baru saja mulai memotong rumput lalu hujan turun.

Kata keterangan tersebut juga bisa digunakan dalam pola kalimat inversi/inversion apabila digunakan di awal kalimat, lalu diikuti oleh verba + subjek dengan makna yang sama. Sebagai contoh, berikut ini bentuk inversi jika kata keterangannya diletakan di depan dengan tidak mengubah makna pada keempat kalimat di atas:

a. Hardly had I arrived home when my Samsung rang.

b. Scarcely had she finished reading when he fell asleep.

c.Barely had Liverpool won the match when the coach had a heart attack.

d. No sooner had I started mowing the lawn than it started raining.

Artikel Lainnya

Begini Cara Penggunaan Either yang Benar
Adverbial Clause
Look, See, dan Watch
No, None, dan None of
Perbedaan Makna Denotasi dan Konotasi
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi