Go

Perbedaan Frasa, Kata Majemuk, Idiom, dan Kolokasi

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada November 21st at 3:58am
Share :

Jika sahabat belajar bahasa maka wajib mengetahui perbedaan dasar dari frasa, kata majemuk, idiom, dan kolokasi. Langsung saja baca ulasannya di bawah ini:

A. Frasa

Frasa adalah gabungan kata yang terdiri dari sebuah kata inti dan sebuah penjelas. Penjelas di sini ada juga yang menyebutnya dengan pewatas. Kata inti adalah inti dari frasa. Contohnya di bawah ini:

Gedung tinggi = inti: gedung, pewatas: tinggi

Berlari kencang = inti: berlari, pewatas: kencang

Ciri-ciri frasa adalah batas makna antara satu kata dengan kata lainnya jelas dan dapat dipisah satu-satu. Frasa adalah fenomena sintaksis jika dilihat dari kajian linguistik.

B. Kata majemuk

Kata majemuk adalah proses pembentukan kata baru yang menjadi satu kata. Jika frasa adalah fenomena sintaksis, kata majemuk adalah fenomena morfologi jika dilihat dari kajian linguistik.

Rumah sakit = rumah + sakit

Kacamata = kaca + mata

Kata majemuk umumnya masih bisa ditelusuri dari kata-kata yang membentuknya. Kata yang dimaksud di sini umumnnya disebut dengan leksem. Namun, ada pula yang menyebutnya morfem karena masuk dalam kajian morfologi.

C. Idiom

Idiom adalah kata atau gabungan kata yang maknanya tidak tercermin dari kata-kata yang menyusunnya. Idiom adalah fenomena semantik jika dilihat dari kajian lingusitik. Ciri paling umum dari idiom adalah dia tidak bisa ditambahi atau disisipi oleh imbuhan atau satuan kata yang lain.

a. kambing hitam = orang yang dituduh melakukan kesalahan.

b. lintah darat = orang yang meminjamkan uang dengan bunga yang sangat tinggi.

Kita tidak bisa menambahi imbuhan atau sisipan, misalnya kambing terhitam atau lintah berdarat karena artinya jadi berubah.

D. Kolokasi

Kolokasi adalah sekelompok kata yang sering muncul bersama, sehingga pada taraf tertentu tidak bisa digantikan oleh kata lain yang bersinonim.

Kebun hewan X kebun binatang

Listrik meninggal X listrik mati

Air mengalir kencang X air mengalir deras

Pada contoh di atas, sisi kanan adalah bentuk kolokasi, sementara sebelah kiri terasa aneh. Kolokasi di dalam kajiian lingusitik juga masuk dalam ranah semantik.

Artikel Lainnya

Jenis-Jenis Musim di Korea
Apa itu Interferensi Bahasa?
10 kata tersedih di dalam Bahasa Inggris, No 7 Akan Membuatmu Tercengang!
Ini Loh Arti Thug Life yang Sebenarnya!
Kapan Kita Menggunakan is, am, are, was, dan were?
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi