Go

PEUBI: Penulisan Kata Sandang Sing dan Sang

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada October 26th at 4:44pm
Share :

PEUBI: Penulisan Kata Sandang Sing dan Sang

Kata sandang biasa juga disebut dengan artikula. Kata sandang pada umumnya tidak memiliki makna leksikal. Namun, ia mempunyai fungsi penanda nomina. Misalnya, kata sandang Sri umumnya sebagai penanda raja, contohnya Sri Sultan Agung Tirtayasa. Artikel kali ini hanya membahas kata sandang sing dan sang dalam bahasa Indonesia.

A. SI

Si digunakan untuk menandai kata benda makhluk hidup secara umum. Si digunakan secara terpisah dengan kata yang mengikutinya. Si ditulis kecil ketika berada selain di awal kalimat.

a. Si pelacur seharusnya sudah mati.

b. Hadiah tersebut telah diterima oleh si penerima.

c. Akhirnya si Buta dari gua hantu itu menikah.

B. SANG

Sang digunakan untuk menandai kata benda secara umum, baik benda mati maupun hidup. Penulisan sang juga sama dengan si. Perbedaanya adalah sang dapat ditulis dengan huruf kapital jika merujuk pada nama Tuhan. Si dan sang kadangkala bisa saling menggantikan. Namun, sang memiliki makna konotasi yang lebih meninggikan, sementara si lebih memiliki nilai rasa yang rendah.

a. Pelan-pelan sang mentari keluar dari persembunyiannya.

b. Harimau itu marah kepada sang kancil.

c. Mari kita kembali bersimpuh kepada Sang Pencipta.

Artikel Lainnya

Mengupas Fenomena Kids Zaman Now dalam Kebudayaan
Perbedaan Antara Serial dan Series
Days and Months
Noun Phrase
Perbedaan Verba Material dan Mental
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi